Rabu, 04 September 2019

BERWIRAUSAHA SEDINI MUNGKIN

Menjadientrepreneur atau karyawan merupakan sebuah pilihan, di Indonesia sendiri masih sangat minim sekali orang yang memilih dan memutuskan untuk menjadi entrepreneur.

Padahal dengan banyaknya orang yang menjadi entrepreneur maka banyak orang yang terbantukan, banyak terciptanya lapangan pekerjaan, mengurangi angka pengangguran bahkan juga mampu mengentaskan kemiskinan secara massal dan ini bisa menjadi amal jariyah tersendiri bagi para entrepreneur._

*Maka dari itu hal yang berkaitan dengan dunia usaha dan entrepreneur harus ditanamkan dan diperkenalkan sedini mungkin.*




Kalau perlu pelajaran entrepreneur dimasukkan kedalam kurikulum pendidikan di Indonesia agar terlahir banyaknya pengusaha-pengusaha tangguh yang mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan negeri kita tercinta._

*Ada hal menarik yang tidak didapatkan oleh seorang karyawan dan hal itu hanya didapatkan oleh seorang entrepreneur yakni kebebasan.*

_Seorang karyawan tentunya selalu diatur oleh bos dan peraturan perusahaan, berbeda dengan entrepreneur yang hanya diatur oleh TUHAN dan orang tua selebihnya ia bebas mengatur dirinya sendiri dan menariknya entrepreneur juga memiliki waktu yang lebih leluasa dibandingkan dengan karyawan._

*Melihat kenyataan ini akhir-akhir ini banyak juga karyawan yang berhijrah terjun kedunia entrepreneur.*

Hal ini juga disebabkan karena semakin hari biaya kebutuhan semakin meningkat sedangkan gaji bulanan kurang bersahabat._

Dalam kondisi seperti seseorang akan menemukan _tipping pointnya_ tersendiri untuk bersungguh-sungguh dan _fight_ bergelut didunia entrepreneur.

Salah satu kiat menjadi entrepreneur adalah berani action dan memulai, karena dari action itulah awal mula keberhasilan entrepreneur.

Memulai sambil belajar dan terus berbenah, karena sejatinya tidak ada resiko dan kegagalan bagi seorang entrepreneur tangguh, yang ada hanyalah pola pikir dan mindset yang selalu positif menyikapi berbagai hal dan kondisi._

Nah, mental ini yang harus diajarkan sedini mungkin kepada generasi penerus bangsa. *Seperti yang sudah diajarkan oleh Motivator Internasional yang juga menjadi salah satu pelopor lahirnya ribuan orang pengusaha yakni Pak Ippho Santosa.*

Beliau sudah menanamkan spirit berwirausaha kepada anak-anak TK melalui TK Khalifah yang didirikannya, beliau  merubah mindset anak-anak TK mulai dari cita-cita hingga ke hal yang bersifat teknis seperti tepuk tangan, yel-yel, Do'a hingga simulasi berjualan ketempat-tempat yang sesuai dan bermanfaat.

Bukan hanya itu kesungguhan Pak Ippho Santosa untuk mencetak para pengusaha juga beliau buktikan melalui kampus Umar Usman yakni sekolah setahun menjadi pengusaha._

*Bagi beliau untuk menjadi pengusaha bukan hanya modal uang saja yang dibutuhkan.*

*Akan tetapi keberanian (Courage) dan Koneksi (Connection) adalah hal yang utama, berani mengambil keputusan dan berani menerima konsekuensinya adalah ciri seorang pengusaha.*

Bismillah, semoga di Indonesia terlahir para pengusaha tangguh agar negeri ini juga bisa menjadi negeri yang tangguh, negeri yang memiliki perkonomian yang kuat, negeri yang bermanfaat dan bermartabat._

Yuk menjadi enterpreneur, silahkan mencari peluang bisnisnya.. sangat banyak diluaran sana...
Perhatikan semuanya sebelum memutuskan bergabung ya? *Semangat*
(am. Saputra)


ikuti langkah hidup sehat dan tambahan uang sehari hari 
dan sejahtera 
 
 
obatherbalalami.jpg
http://davitherbal.com/?ref=23


WAKTU ADALAH INVESTASI YANG SANGAT BERHARGA*

_Apakah anda percaya bahwa uang diperoleh dengan bekerja ?_

_Apakah anda percaya bahwa tidak bekerja sama dengan tidak ada uang ?_

_Apakah sekarang anda bekerja untuk mendapatkan uang ?_

_Sampai usia berapakah anda ingin tetap bekerja ?_

_Bila anda sudah tidak bekerja, apakah anda nanti masih memiliki uang ?_

_Bila anda sudah berhenti bekerja, dari manakah anda memperoleh uang ?_

_Bila anda sudah berhenti bekerja, akan cukupkah uang anda ?_

_Apakah anda mengenal konsep *“PASSIVE INCOME"* ?_

Alkisah, ada sebuah desa di kaki pegunungan. Sumber mata air terdapat di atas gunung. Setiap hari penduduk desa harus mengambil air dari atas gunung, dibawa turun ke desa di bawah kaki gunung tersebut.

_Bila anda menjadi penduduk desa tersebut, bagaimana caranya anda mengambil air setiap hari ?_

Ada dua pilihan : 
1. Menggunakan ember 
2. Membangun saluran air

_Dari dua pilihan tersebut, manakah yang anda pilih ?_

99% orang pasti memilih membangun saluran air.

_Apakah pilihan anda sama (membangun saluran air) ?_

_Mengapa anda tidak memilih menggunakan ember ?_

Banyak alasan orang tidak mau menggunakan ember, antara lain : _tidak efisien, boros waktu, capek, dll._

Tetapi ada 2 hal yang sangat membedakan antara menggunakan ember dan membangun saluran air : 

_- Dengan menggunakan ember, berarti harus bolak-balik terus-menerus._ Artinya harus terus-menerus _MENGERJAKAN PEKERJAAN YANG ITU-ITU JUGA._
_- Dengan menggunakan ember, pada saat kita berhenti, maka berarti AIRNYA JUGA BERHENTI SEKETIKA._

Tapi dengan pilihan kedua, yaitu membangun saluran air, ada 2 hal yang perlu kita ingat : 
_- Setelah saluran air selesai dibangun, AIR AKAN MENGALIR DENGAN SENDIRINYA, bahkan pada waktu kita tidur sekalipun._
_- Dengan membangun saluran air, berarti kita BEKERJA SEKALI, TAPI HASILNYA KITA BISA NIKMATI TERUS MENERUS._

*Inilah maksud sebenarnya dari _PASSIVE INCOME_*

_Apakah pekerjaan anda sekarang lebih mirip dengan *“prinsip ember”* atau *"prinsip saluran air”* ?_

_Apakah anda harus mengerjakan pekerjaan anda setiap hari ?_

_Apakah anda “dibayar” untuk kepandaian/kemampuan anda_, atau _hanya sekedar waktu anda saja ?_

_*99% pekerjaan adalah hanya menukar waktu anda dengan uang.*_

Buktinya, _sewaktu anda berhenti mengerjakan pekerjaan anda sekarang, apakah masih ada kemungkinan untuk terus mendapatkan penghasilan darinya ?_

Kembali ke pertanyaan di atas : 

_- SAMPAI USIA BERAPA ANDA AKAN TERUS BEKERJA ?_

_- Apakah anda BUTUH dengan apa yang disebut *“passive income”* ?_

Bila anda tidak ingin bekerja sampai tua,

_- Berarti anda BUTUH kesempatan untuk memperoleh “passive income”._

_- Berarti anda BUTUH untuk mulai membangun saluran pipa._

*KAPAN WAKTU YANG TEPAT untuk mulai membangun saluran pipa ?*

_Waktu yang tepat dan terbaik adalah : *KEMARIN*_ 
Sekarang hanya ada _waktu yang tepat urutan kedua, yaitu : *HARI INI*_

_Faktanya, saya BUTUH “membangun saluran air”, tapi saat ini saya terlalu sibuk dan tidak punya waktu._

*Bagaimana caranya ?*

_Pekerjaan dengan *“menggunakan ember”* TIDAK AKAN PERNAH SELESAI,_ Jadi _*TIDAK ADA GUNANYA MENUNGGU* waktu yang tepat lagi._

_Bila anda benar-benar BUTUH, maka pasti WAKTU akan ada dengan sendirinya._

Sama seperti ; 
_- Anda “butuh” masuk kantor,_
_- Anda “butuh” buka toko,_ 
_- Anda “butuh” meninjau pabrik,_ 
_- Anda “butuh” pergi liburan, dsb.


ilmuseogoogle.jpg


Sekali lagi, _*bila anda benar-benar BUTUH “membangun saluran air” dan menganggapnya benar-benar PENTING,*_ maka _*ANDA PASTI PUNYA WAKTU* untuk itu._

Semakin lama anda menunda membangun saluran pipa, semakin lama pula anda terjebak menggunakan ember terus-menerus. Pekerjaan dengan menggunakan ember, semakin lama akan semakin berat. Tidak pernah menjadi semakin mudah. 
Mulai membangun saluran air pada saat kita masih bisa menggunakan ember, adalah hal yang sangat bijaksana. Bila kita baru mau membangun saluran pipa pada saat sudah tidak bisa menggunakan ember lagi, semuanya sudah jadi sangat terlambat.




Ingat, *WAKTU YANG TEPAT SUDAH LEWAT*, tinggal bagaimana kita *Menggunakan Waktu Seefisien mungkin..

Jangan terlalu lama MENUNDA hingga berdarah...!

Ayoo Melek ilmu DIGITAL MARKETING sebelum terlambat...


Sukses utk Kita yang Mau Berusaha..
      www.rahasiawebsitepemula.com/?id=natan